<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang</title> 
				<description>Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang ialah salah satu layanan kesehatan milik TNI AD kota Padang yang melayani masyarakat umum dan khususnya TNI AD beserta keluarga. Layanan kesehatan ini telah terdaftar sedari  31 Desember 2013 dengan nomor surat izi</description>
				<link>http://www.rumkitreksodiwiryo.com/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>MAKLUMAT PELAYANAN</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/maklumat-pelayanan</link>
						                <description>PIMPINAN BESERTA STAF RUMAH SAKIT TK. III 01.06.01 REKSODIWIRYO "Menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan yang berlaku di Rumah Sakit Tk III 01.06.01 Reksodiwiryo, apabila tidak menepati, siap menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku"
</description>
					                </item><item>
						                <title>Mengenal Penyebab Eksim Basah, Gejala  </title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/mengenal-penyebab-eksim-basah-gejala--</link>
						                <description>
Apa itu Eksim Basah?
 

Pada dasarnya, eksim basah maupun eksim kering bukanlah istilah resmi dalam dunia medis. Eksim adalah bahasa awam untuk kondisi dermatitis atopik, yakni peradangan pada lapisan kulit yang menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kasar, kering, dan gatal.

 

Sementara itu, eksim basah adalah istilah yang banyak digunakan orang untuk menyebutkan suatu masalah kulit yang tidak hanya gatal dan kering, tetapi juga disertai bisul-bisul atau bintil-bintil berisi air dan nanah. Ketika bisul tersebut pecah, kulit akan menjadi basah.

 

Penyebab Eksim Basah
 

Eksim basah biasanya menandakan bahwa luka pada kulit sudah mengalami infeksi. Di mana, infeksi tersebut dapat disebabkan oleh kebiasaan menggaruk area kulit yang gatal, sehingga dengan mudah berkembang menjadi luka terbuka. Alhasil, bakteri, virus, atau jamur penyebab infeksi lebih mudah masuk ke dalam tubuh melalui luka tersebut.

 

Penyebab paling umum terjadinya infeksi pada kulit adalah bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus grup A. Pasalnya, bakteri-bakteri tersebut bisa dengan mudah mencari jalan untuk masuk melalui permukaan kulit yang mengalami luka terbuka.

 

Eksim basah juga dapat disebabkan oleh gangguan autoimun yang menyerang kulit, seperti pemfigoid bulosa, pemfigus vulgaris, dan epidermolysis bullosa. Selain itu, beberapa jenis dermatitis yang bisa menyebabkan eksim basah adalah dermatitis kontak, dermatitis atopik, dan dermatitis numular.

 

Gejala Eksim Basah
 

Dibandingkan dengan eksim kering, gejala eksim basah lebih mudah dikenali. Adapun beberapa gejala eksim basah adalah sebagai berikut:

 

Rasa gatal yang hebat.

Sensasi panas seperti terbakar pada kulit.

Muncul benjolan atau bisul berisi nanah yang terkelupas atau pecah.

Sisa bisul yang banyak.

Disertai keluarnya nanah berwarna putih/kekuningan.

 

Penderita eksim basah yang disebabkan oleh infeksi biasanya juga mengalami beberapa gejala berikut:

 

Demam.

Menggigil.

Lelah dan lemas.

 

Cara Mengobati Eksim Basah
 

Pada dasarnya, segala jenis eksim, termasuk eksim basah adalah penyakit yang tidak dapat diobati. Hingga saat ini, pengobatan eksim basah yang dilakukan hanya bertujuan untuk mencegah kambuhnya gejala serta menyembuhkan area kulit yang terkena. Adapun sejumlah cara mengobati eksim basah yang biasa dilakukan, yaitu:

 

Mengonsumsi obat antihistamin untuk meredakan gatal.

Melakukan terapi sinar UV (fototerapi) untuk menangani peradangan.

Mengoleskan salep yang diresepkan oleh dokter, untuk mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan nyeri pada area kulit yang mengalami eksim.

Mengonsumsi obat antibiotik oral atau topikal untuk mengatasi infeksi yang menyebabkan eksim sesuai anjuran dari dokter.

Penggunaan obat imunosupresan untuk mengurangi respons kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang tubuh, sehingga peradangan bisa berkurang.

 

Perawatan Eksim Basah
 

Selain menjalani pengobatan secara medis, eksim basah perlu dirawat dengan tepat agar pemulihannya lebih cepat. Adapun beberapa perawatan yang perlu diperhatikan untuk eksim basah adalah sebagai berikut.

 

1. Hindari Menggaruk
 

Meski terasa sangat gatal, sebaiknya hindari menggaruk area kulit yang terkena eksim basah. Sebab, hal ini justru akan menimbulkan luka dan membuat kondisi semakin parah. Selain itu, menggaruk juga meningkatkan risiko infeksi bakteri, virus, atau kuman lainnya yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka.

 

Kemudian, pastikan juga kuku dalam kondisi bersih dan pendek. Hal ini karena kuku yang panjang, tajam, dan kotor lebih berisiko untuk melukai kulit dan menyebabkan infeksi.

 

2. Menutup Luka
 

Supaya kondisi eksim tidak semakin parah akibat iritasi ataupun infeksi, maka tutuplah luka dengan perban. Kemudian, ganti perban minimal satu kali sehari atau ketika perban terlihat basah/kotor. Untuk membantu meredakan rasa gatal yang mungkin muncul, berikan kompres dingin pada eksim basah setiap penggantian perban.

 

3. Menjaga Kebersihan Kulit
 

Menjaga kebersihan kulit di sekitar eksim juga tak kalah penting. Tak sedikit masyarakat yang berpikir bahwa orang yang sedang mengalami permasalahan kulit tidak boleh mandi. Padahal, mandi adalah salah satu cara menjaga kebersihan tubuh saat mengalami masalah kulit.

 

Penderita disarankan untuk mandi dengan air hangat menggunakan sabun yang berbahan lembut guna menghindari terjadinya iritasi kulit. Penderita juga disarankan untuk tidak menggosok kulit atau menggunakan loofah, scrub, dan waslap guna menghindari terjadinya luka pada kulit.

 

Setelah mandi, tepuk kulit secara perlahan menggunakan handuk hingga kulit kering atau sedikit lembap. Kemudian, oleskan salep ke area eksim basah sesuai petunjuk penggunaan. 

 

Setelah itu, gunakan pelembap ke seluruh tubuh agar kulit tidak kering. Menjaga kelembapan kulit diketahui dapat menurunkan risiko kambuhnya eksim basah. 

 

Selain itu, pastikan juga untuk mencuci tangan hingga benar-benar bersih, saat sebelum dan sesudah membersihkan eksim basah.

 

4. Mengenakan Pakaian Nyaman
 

Saat mengalami eksim basah, sebaiknya gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Pasalnya, keringat berlebih dan udara lembap dapat menyebabkan eksim basah menjadi semakin gatal,teriritasi, dan sulit untuk sembuh.

 

5. Menghindari Pemicu Alergi
 

Apabila eksim basah terjadi karena respons alergi atau iritasi, maka kenali apa faktor pemicunya dan usahakan untuk menghindarinya. Adapun beberapa alergen penyebab eksim basah adalah asap rokok, detergen, dan parfum. Cara ini dilakukan untuk mencegah kambuhnya gejala dan keparahan eksim.

 

Itulah penjelasan mengenai penyebab hingga pengobatan eksim basah yang perlu Anda ketahui. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami keluhan terkait masalah kulit. Kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat.

 

Anda dapat memanfaatkan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.

sumber : https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-eksim-basah
</description>
					                </item><item>
						                <title>Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/hipertensi-tekanan-darah-tinggi</link>
						                <description>Pengertian Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah meningkat. Kondisi ini dapat terjadi selama bertahun-tahun tanpa disadari penderitanya. Bahkan, tanpa gejala sekalipun, kerusakan pembuluh darah dan jantung terus berlanjut dan dapat dideteksi.

Penyakit hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti serangan jantung dan stroke. Kalau Kamu punya riwayat penyakit tersebut, ketahuilah kalau ada beberapa jenis, yaitu:

1. Hipertensi primer

Hipertensi primer adalah kondisi terjadi peningkatan tekanan darah tanpa adanya penyakit lain yang mendasarinya.

2. Hipertensi sekunder

Hipertensi sekunder adalah kondisi terjadi peningkatan tekanan darah dengan adanya riwayat penyakit lain yang dapat mendasarinya. Contoh penyakit lain yang dapat meningkatkan hipertensi adalah penyakit ginjal, gangguan endokrin, gangguan vaskular, hingga efek samping penggunaan obat.

3. Hipertensi gestasional

Hipertensi gestasional adalah kondisi naiknya tekanan darah yang diderita pertama kali ketika hamil. Selain itu, pada ibu hamil tidak ditemukan adanya protein pada urine. Kondisi hipertensi gestasional akan hilang dalam 3 bulan pasca-persalinan.

Artikel lainnya: Tanda-Tanda Kamu Punya Bakat Hipertensi

Penyebab Hipertensi

Penyebab tekanan darah tinggi dapat dilihat berdasarkan jenisnya, yakni:

1. Hipertensi primer

Hipertensi primer menyerang 90 persen penderita hipertensi. Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti dan cenderung terjadi bertahap selama bertahun-tahun. Faktor gaya hidup dan genetik diduga berperan penting.

2. Hipertensi sekunder

Hipertensi yang diketahui penyebabnya terjadi pada 5-10 persen penderita hipertensi. Biasanya, kondisi ini muncul tiba-tiba dan menyebabkan tekanan darah yang lebih tinggi daripada hipertensi primer.

Beberapa kondisi dan obat-obatan yang dapat menyebabkan hipertensi tipe ini antara lain sleep apnea, masalah ginjal, tumor kelenjar adrenal, masalah tiroid, cacat bawaan dalam pembuluh darah, dan obat-obatan tertentu (pil KB, obat flu, obat antinyeri).

3. Hipertensi gestasional

Sementara itu, hipertensi gestasional belum diketahui apa penyebabnya, tetapi faktor-faktor berikut dapat berperan dalam timbulnya kondisi ini:


	Kerusakan pembuluh darah plasenta: Gangguan dalam pembuluh darah yang menyuplai plasenta dapat menyebabkan hipertensi gestasional.
	Masalah pada sistem imun: Perubahan pada sistem kekebalan tubuh selama kehamilan dapat mempengaruhi pembuluh darah dan menyebabkan hipertensi.
	Riwayat Kesehatan: Riwayat penyakit hipertensi sebelum kehamilan atau riwayat keluarga dengan hipertensi dapat meningkatkan risiko hipertensi gestasional.
	Usia: Usia ibu yang lebih tua saat hamil juga dapat meningkatkan risiko terkena hipertensi gestasional.
	Obesitas: Obesitas sebelum hamil atau kenaikan berat badan yang signifikan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko hipertensi gestasional.
	Kehamilan multipel: Kehamilan dengan bayi kembar atau lebih juga dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi gestasional.
	Riwayat kehamilan sebelumnya: Wanita yang pernah mengalami hipertensi gestasional pada kehamilan sebelumnya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini pada kehamilan berikutnya.
	Kerusakan pembuluh darah: Kelainan pada pembuluh darah sebelum kehamilan juga dapat meningkatkan risiko hipertensi gestasional.


Hipertensi gestasional perlu dipantau dan dikelola dengan baik oleh tenaga medis. Jika Kamu memiliki risiko atau gejala hipertensi gestasional, penting untuk berkonsultasi dengan dokter Kamu untuk diagnosis dan pengelolaan yang tepat.

Faktor Risiko Hipertensi

Faktor risiko hipertensi dapat sangat bervariasi dan berkaitan dengan jenis hipertensi yang dialami. Pada hipertensi primer, faktor risiko terkait dengan genetik hingga pola makan tinggi garam yang dapat memicu terjadinya peningkatan tekanan darah.

Hipertensi sekunder sangat berkaitan erat dengan penyakit utama yang mendasari terjadinya peningkatan tekanan darah. Adapun faktor yang meningkatkan risiko hipertensi gestasional, misalnya:


	Hamil sebelum usia 20 tahun, atau bahkan di atas usia 40 tahun
	Kehamilan pertama
	Hamil kembar
	Ibu seorang penderita diabetes
	Punya riwayat sakit ginjal
	Ada riwayat tekanan darah tinggi sebelum hamil ataupun di kehamilan sebelumnya


Artikel lainnya: Sakit Kepala Gara-Gara Hipertensi, Apa Mungkin?

Gejala Hipertensi

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, pada beberapa orang dengan tekanan darah yang sangat tinggi dapat muncul ciri-ciri berupa:


	Sakit kepala
	Mimisan
	Nyeri dada atau sesak napas


Meski demikian, gejala hipertensi ini tidak spesifik serta baru muncul jika tekanan darah terlalu tinggi dan mengancam nyawa.

Diagnosis Hipertensi

Diagnosis hipertensi dapat dilakukan dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah. Pengukuran tekanan darah dibagi menjadi empat kategori umum, yakni:


	Tekanan darah normal. Tekanan darah dikatakan normal jika di bawah 120/80 mmHg
	Prahipertensi adalah tekanan sistolik yang berkisar dari 120-139 mmHg, atau tekanan darah diastolik yang berkisar dari 80-89 mmHg. Prahipertensi cenderung memburuk dari waktu ke waktu.
	Hipertensi tahap 1 adalah tekanan sistolik berkisar 140-159 mm Hg, atau tekanan diastolik berkisar 90-99 mm Hg.
	Hipertensi tahap dua tergolong lebih parah. Hipertensi tahap 2 adalah tekanan sistolik 160 mmHg atau lebih tinggi, atau tekanan diastolik 100 mm Hg atau lebih tinggi.


Dokter mungkin akan melakukan 2-3 kali pembacaan tekanan darah, masing-masing pada 3 atau lebih pertemuan terpisah sebelum mendiagnosis Kamu terkena hipertensi.

Hal ini karena tekanan darah biasanya bervariasi sepanjang hari. Selain itu, dokter mungkin akan meminta Kamu mencatat tekanan darah di rumah dan di tempat kerja sebagai informasi tambahan.

Artikel lainnya: Panduan Pola Makan Sehat untuk Penderita Hipertensi

Pengobatan Hipertensi

Cara mengatasi hipertensi yang utama adalah dengan modifikasi gaya hidup. Pola hidup sehat yang dapat diterapkan, di antaranya:


	Mengurangi asupan garam
	Olahraga teratur
	Menurunkan berat badan
	Berhenti merokok


Obat baru diberikan jika tidak ada perubahan setelah modifikasi gaya hidup. Beberapa jenis obat antihipertensi yang dapat direkomendasikan dokter adalah:


	Obat golongan ACE-inhibitor, seperti captopril, lisinopril, ramipril
	Beta-blocker, misalnya bisoprolol, propranolol
	Thiazide, seperti hidroklorotiazid
	Angiotensin II receptor blockers, seperti candesartan, valsartan
	Calcium channel blocker, misalnya amlodipin, nifedipin
	Diuretik, seperti furosemid


Semua obat tersebut berfungsi menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara kerja yang berbeda-beda. Indikasi pemberian obatnya pun berbeda-beda disesuaikan dengan usia, derajat hipertensi, dan penyakit lain yang mendasari.

Awalnya dokter akan memberikan satu jenis obat hipertensi dengan dosis paling rendah, lalu diobservasi selama beberapa waktu. Jika tidak efektif, dokter akan meningkatkan dosis obat atau menambahnya dengan obat antihipertensi yang lain.

Pencegahan Hipertensi

Beberapa cara mencegah hipertensi adalah: 


	Menjaga pola hidup sehat
	Menghindari makanan yang tinggi garam atau natrium
	Berolahraga rutin
	Menjaga berat badan ideal
	Berhenti merokok
	Sebaik mungkin mengelola penyakit lain yang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.


Komplikasi Hipertensi

Tekanan darah tinggi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyerang berbagai organ, termasuk ginjal, mata, hingga otak seperti stroke. Komplikasi tersebut dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga meninggal dunia
</description>
					                </item><item>
						                <title>SOSIALISASI  PROGRAM MOBILE JKN  OLEH BPJS KESEHATAN KC PADANG</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/sosialisasi--program-mobile-jkn--oleh-bpjs-kesehatan-kc-padang</link>
						                <description>SOSIALISASI PROGRAM MOBILE JKN OLEH BPJS KESEHATAN KC PADANG,

yang di lakukan pada hari Kamis, 11 Juli 2024 
</description>
					                </item><item>
						                <title>DIRGAHAYU KORPS PERALATAN TNI ANGKATAN DARAT</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/dirgahayu-korps-peralatan-tni-angkatan-darat</link>
						                <description>Kepala dan Staf Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo mengucapkan Dirgahayu Ke-78 Korps Peralatan TNI Angkatan Darat
</description>
					                </item><item>
						                <title>Rumah Sakit Tk lll dr. Reksodiwiryo Berbagi Takjil</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/rumah-sakit-tk-lll-dr-reksodiwiryo-berbagi-takjil</link>
						                <description>Rumah Sakit Tk lll dr. Reksodiwiryo Berbagi Takjil

Selasa, 26 Maret 2024 
</description>
					                </item><item>
						                <title>PERESMIAN RUMAH SAKIT Tk lll dr. REKSODIWIRYO PADANG</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/peresmian-rumah-sakit-tk-lll-dr-reksodiwiryo-padang</link>
						                <description>

Padang- 25  Rumah sakit milik TNI termasuk Gedung Baru Rumah Sakit Tk. III 01.06.01 dr. Reksowidiryo diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang didampingi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto secara virtual di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) jln. RC Veteran Raya No. 178 Bintaro Jakarta Selatan.

Pembangunan rumah sakit tersebut diinisiasi Kementerian Pertahanan pada saat munculnya pandemi covid-19, Kemhan berinisiatif agar kebutuhan pelayanan kesehatan dapat terpenuhi bagi anggota Kemhan /TNI beserta keluarganya dan masyarakat umum, pembangunan rumah sakit ini sejalan dengan persyaratan sebagai rumah sakit rujukan yang terintegrasi dengan badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS)

Saat ditemui awak media dalam acara peresmian gedung baru tersebut Danrem 032/Wirabraja Brigjen Rayen Obersyl menyampaikan Pembangunan Gedung baru Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo di jl. Dokter Wahidin No.1 Padang dibangun dua lantai dengan fasilitas di lantai 1 terdiri dari dua ruangan VIP, dua ruangan kelas1, tiga ruangan kelas 2, dua ruangan isolasi, satu ruangan tindakan dan satu ruangan transit. Sedangkan di lantai 2 terdiri dari empat ruangan VIP, enam ruangan kelas1,satu ruangan Nicu, satu ruangan tindakan dan satu ruangan recovery. Senin (19/02/2024)

Fasilitas ruang untuk rawat inap pasien berjumlah 42 tempat tidur, terdiri dari ruangan rawat VIP dua ruangan,  ruangan kelas 1 delapan ruangan, kelas 2 tiga ruangan, NICU/PICU dua ruangan dan dua ruangan  isolasi.

Brigjen Tni Rayen Obersyl sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Menhan yang telah membangun gedung baru dua lantai tersebut yang  dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat umum di Sumatera Barat. Khususnya dari segi peningkatan fasilitas layanan kesehatan, serta kenyamanan pasien yang berobat. 

“Terima kasih  setinggi-tingginya kepada menteri pertahanan RI bapak Prabowo Subianto yang telah membangun gedung rumah sakit dr. Reksodiwiryo, semoga semakin dapat memberikan pelayanan terbaik kepada prajurit, PNS, keluarga dan masyarakat umum” ujarnya.



 
</description>
					                </item><item>
						                <title>Final Pertandingan Tenis Lapangan HUT TNI ke - 78 dan Dihadiri Oleh Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Rayen</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/final-pertandingan-tenis-lapangan-hut-tni-ke--78-dan-dihadiri-oleh-danrem-032wbr-brigjen-tni-rayen-o</link>
						                <description>Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Rayen Obersyl hadir menyaksikan pertandingan Final sekaligus menutup kegiatan Turnamen Tenis Lapangan dalam rangka HUT TNI ke - 78 bertempat di Lapangan Tenis RS Tk. III Dr. Reksodiwiryo Padang, Jum&#39;at (22/9/2023)

 








</description>
					                </item><item>
						                <title>PENGUMUMAN POLIKLINIK GIGI ENDODENSI TUTUP SEMENTARA</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/pengumuman-poliklinik-gigi-endodensi-tutup-sementara</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>Pelepasan Dokter Internship Angkatan I 2023 dan Dokter Gigi internship Angkatan I 2023</title>
						                <link>https://rumkitreksodiwiryo.com/berita/detail/pelepasan-dokter-internship-angkatan-i-2023-dan-dokter-gigi-internship-angkatan-i-2023</link>
						                <description>Senin, 14 Agustus 2023
Acara Pelepasan Dokter Internship Angkatan I 2023 dan Dokter Gigi internship Angkatan I 2023 di Laksanakan di Aula Husada Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo

Acara tersebut di Hadiri oleh Kepala Rumah Sakit Letkol Ckm dr. Muhammad Fadhil A., Sp.U, Wakil Kepala Rumah Sakit Letkol Ckm dr. Zainal, Kauryanmed dr. Frans Otto H serta drg. Riri Fatria Geofani, M.Kes

Terimakasih Dokter Internship, Semoga dapat mengamalkan Ilmunya kepada Masyarakat dan memiliki integritas yang tinggi dalam Pelayanan, menjunjung tinggi kedisiplinan dan Etika Profesi sebagai Seorang Dokter

#rstpadang #ishiprstpadang #rumkitreskodiwiryo
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>